Jakarta, wartaberkah Indonesia
—
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI sekaligus keponakan Presiden Prabowo Subianto,
Rahayu Saraswati
, menuntut pihak kepolisian bertanggung jawab atas meninggalnya
Affan Kurniawan
, driver ojek online yang tewas dilindas Rantis Brimob di Jakarta pada Kamis (28/8) malam.
“Turut berduka cita kepada keluarga Alm. Affan Kurniawan. Kiranya keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan. Semoga keadilan dapat ditegakkan,” tulis Rahayu di akun Instagram pribadinya @rahayusaraswati.
Dia juga menuntut pertanggungjawaban kepada Kepolisian RI terkait kematian Affan.
“Bagi pihak Kepolisian RI, pertanggungjawaban kami tuntut,” tulisnya.
“Bukan hanya bagi almarhum dan keluarganya tetapi bagi semua yang menjadi korban dari keteledoran, keganasan, kekerasan maupun kejahatan oknum di institusi itu. Dunia memantau,” imbuhnya.
Melalui unggahan yang sama, Rahayu juga menyampaikan permohonan maaf secara pribadi.
“Bagi rakyat Indonesia, anda berhak marah, gelisah, kecewa, sakit hati, dan frustrasi. Untuk segala kesalahan dalam perkataan maupun perbuatan dari pihak saya pribadi, saya mohon maaf,” kata dia.
Affan Kurniawan meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (28/8) malam. Affan tewas bukan karena ikut dalam demonstrasi, melainkan saat sedang mengantarkan pesanan makanan.
Hafidz (40), rekan sesama driver menegaskan Affan tidak terlibat dalam aksi tadi malam.
“Saat itu (Affan) enggak ikut demo, lagi nganter orderan GoFood. Itu dia lagi nyebrang, nah mobil barakuda (Rantis Brimob) ngebut, jadi kelindas di situ,” kata Hafidz yang ditemui wartaberkahindonesia.com di rumah duka, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8).
[Gambas:Instagram]
(zdm/dna)
Baca lagi: 5 US troops were reportedly shot at the Georgian military base
Baca lagi: Chinese scientists transplant pig lungs to humans, the results?
Baca lagi: Erdogan Pamer Steel Dome, Pertahanan Udara Baru Turki Saingi Iron Dome