
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Polisi
membuka posko identifikasi korban (
Disaster Victim Identification
/DVI) terkait kasus kecelakaan maut antara
bus ALS
dengan truk tangki pengangkut BBM di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan (Sumsel).
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu’min Wijaya menyebut posko DVI disiapkan di RSUD Lubuk Linggau untuk proses identifikasi dan pengambilan jenazah.
“Posko akan kita buka di RSUD. Untuk pengambilan jenazah. (Ada) 16 Jenazah di RSUD Lubuk linggau,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (6/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan proses identifikasi akan dilakukan langsung oleh tim Dokkes Polda Sumsel yang telah diberangkatkan melalui jalur darat.
“Rencana awal jenazah dibawa ke RSUD setempat dan diamankan kemudian akan diperiksa oleh tim DVI polda Sumsel,” jelasnya.
Lebih lanjut, Nandang mengatakan tim gabungan dari Direktorat Lalu Lintas, Labfor, TAA Kecelakaan Lalu Lintas dan Jasa Raharja juga sudah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
“Saat ini tim terpadu penanganan kecelakaan lalu lintas sedang melakukan olah TKP dan identifikasi para korban,” tuturnya.
Kecelakaan maut yang melibatkan bus ALS dan truk tangki pengangkut BBM terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kecelakaan bermula saat bus ALS berpenumpang 18 orang melaju dari Lubuklinggau menuju ke Jambi.
“Sesampainya di tempat kejadian, diduga mobil ALS menghindari lubang dan membelokan mobil ke kanan dari arah Lubuklinggau menuju ke Jambi sehingga menabrak mobil tangki Seleraya dari arah Jambi menuju ke arah Lubuklinggau,” kata Nandang kepada wartawan.
Peristiwa itu menyebabkan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan terbakar. Akibatnya, 16 orang meninggal dunia dalam insiden tersebut. Para korban tewas itu di antaranya sopir bus ALS, 13 penumpang bus ALS dan sopir serta kernet truk tangki.
(fra/tfq/fra)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: PRT Tewas Lompat dari Kos Benhil, 3 Orang Jadi Tersangka TPPO
Baca lagi: Kesaksian Warga Usai Andrie Yunus Disiram Air Keras: Pakaian Hancur
Baca lagi: Cerita Obama Kerap Dihasut Netanyahu agar AS Membombardir Iran



