
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Polisi berhasil menangkap tersangka dugaan
pemerkosaan
terhadap para santriwati pondok pesantren di
Pati
, Jawa Tengah, berinisial AS.
Tersangka yang merupakan pendiri pondok pesantren tersebut ditangkap di rumah salah satu juru kunci petilasan di Kabupaten Wonogiri.
AS sempat kabur ke sejumlah tempat yakni Bogor, Jakarta hingga Solo karena takut ditahan polisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sempat ke Kudus kemudian Bogor, lanjut Jakarta habis itu ke Solo kemudian Wonogiri,” kata Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, Kamis (7/5).
Dika mengaku polisi telah mengejar tersangka sejak Senin (4/5) kemarin saat mangkir dari pemanggilan polisi. Kini, tersangka akan dibawa ke Polresta Pati untuk mempertanggungjawabkan aksi bejatnya.
“Kami sudah melakukan pengejaran sejak 4 Mei 2026 kemarin. Sekarang berhasil diamankan dan akan kami bawa ke Polresta Pati,” jelas dia.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Muhammad Anwar Nasir mengatakan, AS ditangkap Kamis pagi pukul 04.45 WIB di Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri.
“Jadi itu sebenarnya tim Jatanras Polda Jateng papasan di jalan dengan tersangka, surveillance anggota ketemu di jalan,” kata Anwar, Kamis.
AS ditangkap tanpa perlawananan saat berpapasan di jalan di sekitar rumah tempat persembunyiannya.
“Tapi kalau penangkapannya papasan pas di jalan. Di rumah juru kunci itu dia sendiri. (Ada perlawanan?) Enggak, enggak ada,” lanjut Anwar.
Anwar menyebut, AS sebelumnya kabur dari Kabupaten Pati karena takut akan ditangkap oleh pihak kepolisian. Ia pun kabur ke Wonogiri diantar seseorang.
Baca selengkapnya di
sini
.
(tim/isn)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: Minyak Anjlok ke Bawah US$100 per Barel Imbas Peluang Damai AS-Iran
Baca lagi: Komisi Reformasi: Jabatan Kapolri Idealnya 2-3 Tahun agar Regenerasi
Baca lagi: Ini Jalur Kapal Pesiar MV Hondius yang Dilanda Wabah Hantavirus



