
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Kepala BRIN Arif Satria mengaku tengah menyiapkan pengolahan dengan kapasitas 20 ribu liter
air bersih
untuk korban
banjir
Sumatra.
“Kami sudah mengirimkan
arsinum
atau air siap minum yang itu bisa mengolah air banjir, air lumpur untuk menjadi air siap minum untuk per hari 10 ribu liter dan sekarang sedang kita siapkan lagi untuk yang 20 ribu liter,” kata Arif di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (17/12).
Arif menargetkan ke depannya BRIN juga menyatakan siap untuk mengolah air bersih hingga 100 ribu liter per hari. Ia berharap hal itu pun dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga terdampak banjir di Sumatra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir bandang dan longsor menerjang sejumlah daerah di Pulau Sumatra. BNPB melaporkan jumlah korban meninggal dunia mencapai 1059 jiwa per Rabu (17/12).
Untuk jumlah korban hilang, dari total tiga provinsi, hari ini berkurang 8 orang. Dari sebelumnya 200 orang, menjadi 192 orang.
Kemudian untuk jumlah pengungsi, hari ini berkurang 17.814 orang, sehingga total berjumlah 588.226 orang. Jumlah tersebut berkurang dari kemarin total 606.040 orang.
(mnf/dal)
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: Filipina Bantah Kabar ‘Pelatihan Teroris’ terkait Penembakan Sydney
Baca lagi: DJP Perpanjang Masa Aktif Kode Billing Pajak Jadi 14 Hari
Baca lagi: Bakti BCA dan Nicholas Saputra Dukung Penenun Warna Alam Tanah Marapu


