
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Seorang anak berusia 10 tahun meninggal dunia setelah
tertabrak kereta
di Cakung, Jakarta Timur pada Selasa (16/12) siang.
“Benar, korban 10 tahun, masih SD,” kata Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro saat dikonfirmasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan keterangan masinis, kata Widodo, sebelum kejadian korban terlihat sedang bermain di sekitar rel kereta api seorang diri.
“Dari keterangan masinis main ke rel (korban). Dia ngelihat main ke rel sendirian,” ucap dia.
Widodo menyebut setelah kejadian masinis langsung melaporkan peristiwa itu ke pihak stasiun. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi.
“(Jenazah) di RS Kramat Jati nanti diautopsi langsung dibawa,” ujarnya.
Rekaman peristiwa tersebut turut beredar di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @warungjurnalis. Dalam video yang terlihat jenazah korban telah dievakuasi dan sejumlah warga tampak berada di lokasi.
Masih dalam video itu, seorang perempuan yang diduga ibu korban terlihat histeris saat melihat jenazah anaknya.
“Seorang siswa SD tewas tertemper kereta jarak jauh di perlintasan Gusti Ngurah Rai, Pulegebang, Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa siang (16/12/2025),” demikian keterangan dalam unggahan itu.
[Gambas:Instagram]
(fra/dis/fra)
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: Gerindra Dapat Predikat Partai Paling Terbuka dari KIP
Baca lagi: 2 Pengusaha Tunggu Restu Purbaya Sumbang Baju Reject Ekspor ke Sumatra
Baca lagi: Raisa dan Hamish Daud Resmi Cerai



